Skip to main content

Resensi Buku: Dasar-Dasar Psikologi Islam



Dasar-Dasar Psikologi Islam: Dari Al-Kindi Sampai Psikolog Muslim Masa Kini, ditulis oleh Dr. G. Hussein Rassool dan Mugheera M. Luqman. Buku ini tampaknya menjadi panduan dasar dalam memahami konsep psikologi Islam, menghubungkan antara pemikiran klasik para filsuf dan ilmuwan Muslim seperti Al-Kindi dengan kontribusi para psikolog Muslim kontemporer.

Ulasan Singkat:

1. Pendekatan Holistik dan Historis: Buku ini memberikan pandangan sejarah perkembangan psikologi dalam tradisi Islam, mengaitkan prinsip-prinsip etika, spiritualitas, dan kesejahteraan jiwa dari perspektif Islam.


2. Landasan Psikologi Islam: Penulis tampaknya merancang buku ini untuk membangun landasan yang kokoh dalam memahami konsep-konsep psikologi dari sudut pandang yang berakar pada keimanan dan ajaran Islam, berbeda dengan psikologi Barat yang lebih sekuler.


3. Relevansi Kontemporer: Buku ini juga menjelaskan bagaimana prinsip-prinsip yang dikembangkan oleh pemikir-pemikir Muslim di masa lalu masih relevan dan dapat diaplikasikan dalam konteks psikologi saat ini.


4. Nilai Praktis dan Akademis: Cocok untuk mahasiswa, akademisi, dan praktisi psikologi yang ingin memahami aspek-aspek spiritual dan etis dari psikologi dalam konteks Islam.



Secara keseluruhan, buku ini bisa menjadi referensi penting bagi siapa saja yang tertarik mendalami psikologi dari perspektif Islam, khususnya untuk memahami bagaimana nilai-nilai keagamaan dapat diintegrasikan dalam praktik psikologi modern.

Comments

Popular posts from this blog

Perbedaan Antara Psikologi Barat dengan Psikologi Islami

Perbedaan utama antara psikologi Barat dan psikologi Islami terletak pada dasar filosofis dan pendekatan yang digunakan dalam memahami jiwa manusia. Berikut adalah beberapa perbedaan kunci antara keduanya: 1. Pandangan tentang Hakikat Manusia: Psikologi Barat: Umumnya, psikologi Barat memandang manusia dari sudut pandang materialistik, di mana perilaku dan proses mental manusia dijelaskan melalui faktor biologis, psikologis, dan sosial. Pendekatan ini sering kali mengesampingkan aspek spiritual atau religius dari kehidupan manusia. Psikologi Islami: Psikologi Islami melihat manusia sebagai makhluk yang terdiri dari unsur fisik, mental, dan spiritual. Dalam Islam, manusia memiliki ruh (jiwa) yang berasal dari Allah, dan tujuan hidup manusia adalah mencapai kebahagiaan sejati dengan mendekatkan diri kepada Allah. Pandangan ini mencakup aspek spiritual yang sangat penting dalam memahami kesejahteraan jiwa. 2. Sumber Pengetahuan: Psikologi Barat: Sumber utama pengetahuan psikologi Barat ad...

Bekam dalam Perspektif Islam dan Medis: Sunnah, Manfaat, dan Kehati-hatian bagi Penyintas Kanker

Bekam atau hijamah dikenal sebagai salah satu metode pengobatan yang dianjurkan Rasulullah ﷺ. Di tengah tren pengobatan alternatif, bekam semakin populer dan sering dianggap sebagai solusi berbagai penyakit. Namun muncul pertanyaan penting: Apakah bekam benar-benar aman untuk semua orang? Dan khususnya, apakah aman bagi penyintas kanker? Artikel ini mencoba menjawabnya dengan pendekatan seimbang: berdasarkan dalil Islam dan bukti ilmiah modern. --- Bekam sebagai Sunnah Pengobatan Dalam hadis sahih disebutkan: > "Sebaik-baik pengobatan yang kalian gunakan adalah bekam." (HR. Bukhari dan Muslim) Rasulullah ﷺ juga disebut pernah berbekam di beberapa titik tubuh seperti kepala dan punggung. Ini menunjukkan bahwa bekam merupakan salah satu metode pengobatan yang diperbolehkan dan dianjurkan dalam Islam. Namun, para ulama menekankan bahwa sunnah dalam pengobatan bukanlah kewajiban mutlak, melainkan bentuk ikhtiar yang mengikuti kondisi orang yang menerapkannya. Ibn Qayyim al-Ja...

🌙 Faedah, Insight & Pelajaran Psikologi , Tasawuf, dan Leadership, dari Hijrah Nabi Muhammad ﷺ

Hijrah adalah perpindahan Nabi ﷺ dan para sahabat dari Mekah ke Madinah setelah tekanan, ancaman, dan kekerasan yang berkepanjangan dilakukan oleh kaum Quraisy. Peristiwa ini terjadi pada tahun ke-13 kenabian dan menjadi titik balik sejarah peradaban Islam. Pelajaran Hijrah dari Perspektif Psikologi Islam 🧠 1. Psikologi Ketahanan ( Resilience ): Hijrah = Model Coping Spiritual Tertinggi Sebagai minoritas yang ditekan, kaum Muslim mengalami stres berat: penyiksaan, embargo ekonomi, isolasi sosial, hingga ancaman pembunuhan kepada Nabi ﷺ. Namun, mereka tetap bertahan. Peristiwa hijrah menunjukkan contoh nyata resilience —kemampuan bertahan, bangkit, dan tumbuh dari tekanan. Nabi ﷺ mengajarkan tetap bergerak meski kondisi sulit, mempersiapkan strategi jangka panjang, mengelola ketakutan dengan iman dan tindakan, dan bekerja sama dengan tim yang saling menguatkan.  Ini relevan bagi siapa saja yang menghadapi tantangan hidup: keluarga, kesehatan, finansial, karier, ataupun spiritual. ...